Entri Populer

Sabtu, 15 September 2012

5 langkah cerpen

5 Langkah Menulis Cerpen


Oleh: Ari Tunsa

Cerpen adalah singkatan dari cerita pendek. Meskipun pendek, menulis cerpen adalah bukan hal yang mudah, terutama bagi saya. Saya sendiri lebih menyukai menulis cerpen daripada novel yang membutuhkan berribu-ribu kata.

Ada banyak perbedaan tentang batasan jumlah tulisan yang dikategorikan sebagai cerpen. Ada yang mengatakan di bawah 20.000 kata, ada juga yang berpendapat 1.000 s.d 7.500 kata. Biasanya jika dimuat dalam halaman word akan ada 4-10 halaman.

Berikut ini adalah 5 langkah dalam menulis cerpen:

1. Pilihlah waktu yang tepat.

Waktu adalah hal pertama yang sangat penting untuk memulai menulis. Sebenarnya tidak hanya menulis cerpen. Menulis cerpen hendaknya dilakukan pada waktu-waktu senggang. Artinya kita tidak sedang dalam tekanan deadline. Misalnya ketika akan menghadapi UN (Ujian Nasional), sedang dikejar laporan pekerjaan, dan lain sebagainya.

Pilih waktu luang agar bisa jernih berpikir untuk memilih kata-kata emas dalam pembuatan sebuah cerpen.

2. Memilih judul cerpen.

Judul adalah inti dari sebuah tulisan. Entah itu cerpen, atau tulisan lain. Oleh karena itu, pemilihan judul akan berpengaruh terhadap isi keseluruhan. Saya yakin sudah banyak yang mengetahui bagaimana cara menentukan sebuah judul. Judul cerpen harus 'Wah' dan membuat orang penasaran. Dibutuhkan kreativitas dan imajinasi tinggi untuk menentukan sebuah judul semenarik mungkin, sebab pertama kali yang dibaca oleh orang adalah bagian judulnya. Jika judulnya tidak menjual, maka saya tidak yakin 2 dari 5 orang akan melanjutkan membaca seluruh isi cerpen tersebut.

Pembuatan judul terlebih dahulu juga berguna untuk si penulis cerpen itu sendiri. Penulis akan bisa menyesuaikan isi dengan judul. Tidak melenceng dari koridor judul cerpen yang akan kita buat. Bagi saya membuat judul adalah hal yang inti dalam memulai penulisan cerpen.

3. Jangan mengulangi kata yang sama dalam satu kalimat.

Mengontrol kata. Imbuhan, kata ganti, atau nama orang, pengulangan kata sering terjadi pada awal menulis cerpen. 
Pengulangan kata yang sama dalam satu kalimat tidak hanya memubazirkan kata, tapi juga menyebabkan cerpen tidak nyaman dibaca. Lebih baik cari kata-kata lain yang lebih efisien.

Usahakan tidak ada kata yang sama dalam satu paragraf, bukan satu kalimat. Kreativitas para penulis cerpen dibutuhkan dalam membuat isi cerpen. Pandai-pandailah memilih kata. Gunakan persamaan kata sebagai alternatif pemilihan kata, jika dibutuhkan. Untuk memperbanyak pemilihan kata kuncinya hanya satu, perbanyaklah membaca. Pengetahuan tentang perbendaharaan kata kita akan berkembang jika banyak membaca.

4. Perhatikan Tanda Baca.

Ini juga salah satu faktor penting. Semuanya penting, tapi ini lebih penting. Tanda baca yang salah, bisa menyebabkan salah maksud.

Contoh:

'Kucing itu melompati tikus mati'

*Satu tanda baca saja, bisa mengubah makna.

'Kucing itu melompati tikus, mati'

Pada kalimat pertama, si tikus yang mati dan pada kalimat kedua, si kucing yang mati. Padahal semua bisa masuk logika akal. Bisa saja setelah melompati tikus, kucing tersebut tertabrak mobil dan mati. Sedangkan kalimat pertama juga masuk akal. Jadi, tanda baca itu penting!

Peletakan tanda baca juga sering terjadi kesalahan. Biasakan menulis dengan tanda baca yang benar. Dimulai dari menulis posting di blog. Ingat hal-hal kecil seperti setelah titik (.) harus menggunakan huruf kapital pada awal kata. Setelah titik (.) harus ada spasi dan tanpa spasi sebelum  tanda baca. Atau tanda baca yang lain.

(. , ; : " ? !)

5. Ekspresikan Cerpenmu

Ekspresikan semua emosi menulismu ke dalam cerpen. Gunakan imajinasi dan pemilihan kata (diksi) yang tepat. Menulis cerpen bukan sesuatu yang mudah, tapi juga tidak sesulit yang kita kerjakan.

Jangan terikat pada aturan jumlah atau panjang cerpen. Karena aturan panjang cerpen juga masih ada perbedaan. Membatasi banyaknya tulisan akan membatasi kreasi kita, penulis cerpen pemula. Menulis dan teruslah menulis. Itu saja kuncinya.

Pembatasan panjang cerpen akan menyulitkan untuk pemula.

Ikutilah berbagai macam lomba menulis cerpen untuk mengetahui kemampuan kita. Beranikan diri, jangan malu. Kontes menulis berfungsi untuk menambah wawasan kita dalam membuat cerpen. Tidak akan berkembang seseorang yang hanya menulis untuk konsumsi pribadi (tidak dipublikasikan).
Demikianlah tips tentang hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menulis cerpen. Saya sampaikan hanya lima langkah saja. Membaca banyak tips akan terasa membosankan bukan? hehe..

Ingat! 
Perbanyaklah membaca! Dengan membaca, kita akan menambah perbendaharaan kata. Sehingga tulisan cerpen kita enak dibaca dan tidak membosankan. Baca ulang cerpen yang sudah kita buat, sebagai proses editting terakhir. Untuk kelas cerpen tak perlu membutuhkan editor dari luar, cukup kita sendiri (si pembuat cerpen)

Sumber gambar: http://www.kompasiana.com/nadhratul.asri


Salam Warung Blogger

Personal blog: tunsa.wordpress.com
sumber : http://warungblogger.ngetik.com/2012/04/5-langkah-menulis-cerpen.html

5 Cara Menulis Cerpen

5 CARA MENULIS CERPEN



Menulis cerpen itu mudah. Sama seperti kalau kita berbicara, bercerita, hanya bedanya menulis cerpen adalah bercerita dengan tulisan. Jadi lupakan segala teori penulisan cerpen yang muluk-muluk dan mulailah bercerita…Oke daripada mbulet gak karuan sekarang langsung ke langkah pertama :

1. Nyalakan komputermu, mulailah menulis kata pertama….terserah tidak harus bingung milih kata. Kalau susah cobalah dengan kata… “Pada suatu hari.” .ntar gampang kalau mau di edit.


2. Mulailah dengan sudut pandang orang pertama. Jangan salah, sudut pandang ini sering dipakai oleh novelis besar seperti John Grisham, atau almarhum Michael Crichton yang menelorkan karya Jurassic Park.

Contoh :
Pada suatu hari aku sedang mengetik di kamarku, lalu tiba-tiba Shanti memanggilku, “ Ron, Ronny.., kamu lagi ngapain? “ Aku diam saja sambil membatin “ngapain sih cewek ini gangguin aja” .Aku kembali menulis cerpenku dst

1. Hapus semua kaidah penulisan cerpen yang kamu dapat dari bangku SD sampe kuliah, karena itu hanya menghambat kreatifitasmu, bayangin aja gimana mau nulis kalo aturannya banyak banget, Harus bikin kerangka karanganlah, harus ada idepokoklah, harus EYD lah harus baku kalimatnya, harus tanda bacanya bagus , harus deskriptif. Padahal banyak lho penulis yang menulis gak jelas tapi malah terkenal karena dinggap cerpennya misterius hehehe, padahal mungkin emang lupa ngasih ending..so jangan khawatir. Menulis cerpen dulu mikir belakangan ..
2. Trus gimana bikin cerpen yang bagus? Gak ada ide? halah ..ide itu otomatis selalu ada di kepalamu, gak perlu melamun cari inspirasi, cukup tulis kehidupanmu sehari ini saja.. Coba lihat salah satu syairnya slank..”aku langsung bangun dan bakar rokok..” nah gitu aja jadi lagu terkenal.. coba lihat contoh :

Waduh, aku terlambat kuliah nih. Padahal Jakarta selalu macet. Belum mandi nih, mandi dulu ah.. , Eh lagi asiknya mandi tiba tiba handphoneku bunyi. Gimana nih, terpaksa deh aku keluar dari kamar mandi berlilit handuk masih basah kuyup. Yak, berhasil mencapai handphone dan kuangkat “ halooowww..” ……dst

5. Dah gitu aja, kalo banyak2 malah gak nulis2, selamat berkarya cerpenmaniaaa…, kalo kesulitan kembalilah ke poin 1

9 Langkah menulis buku

9 Langkah untuk Menulis Buku

Assalaamu’alaikum wr wb
Teman-teman, ini sekadar sharing aja dari saya. Semoga ada manfaatnya. Bagi yang punya tips lain, silakan tulis saja di sini, supaya lebih banyak inspirasi yang bisa diambil dan dimanfaatkan oleh siapa pun. Berikut beberapa tips dari saya untuk menulis buku:
===
9 Langkah singkat untuk penulisan buku: (sekadar sharing pengalaman saja)
  1. Eksplorasi tema yang akan diangkat. Biasanya kita harus ‘hunting’ fenomena yang sedang hangat dibicarakan. Atau, bisa juga tema ‘abadi’ seperti masalah cinta. Tapi, kita coba bahas dari sudut pandang lain. Meski nilainya Islam, tetapi ‘rasanya’ khas: bahasa, metode penyampaian, segmentasi pembaca, dan solusi praktis/sistemik.
  2. Setelah tema kita genggam. Langkah kedua adalah menentukan judul yang kira-kira menarik. Usahakan judul untuk buku nonfiksi, ‘cuma’ terdiri dari 3 kata. Maksimal boleh 4 kata. Selain menarik, juga hemat kata. Simple deh. J
  3. Membuat outline. Ini diperlukan supaya pembahasan tidak melebar ke mana-mana. Pagari dengan beberapa bab yang mungkin untuk dibuatkan tulisannya. Jumlah bab bergantung kepada berapa banyak materi yang akan kita kupas habis dalam satu buku tersebut. Contohnya bisa lihat buku-buku yang sudah ada. Simak bagaimana para penulis itu menuangkan gagasannya dalam sebuah buku. Khusus untuk buku JNC, saya dan Iwan cuma butuh 4 bab. Itu pun terdiri dari 4 ide pokok; filosofi cinta, fakta perwujudan cinta, bagaimana mengendalikan cinta, dan solusi akhir dari ‘masalah’ cinta. Dan dengan catatan, cinta di sini adalah yang langsung berhubungan dengan perwujudan dari naluri mempertahankan jenis. Masing-masing bab terdiri dari beberapa tulisan yang memungkinkan untuk dibahas. Dikelompokkan dengan amat rapi, dan sedetil mungkin sehingga tidak ada pembahasan yang terlewat. Ini memang relatif, bergantung kepada faktor si penulis sebagai manusia dan sudut pandang yang dimilikinya selama ini (ideologis atau tidak).
  4. Pastikan dalam pembuatan outline itu terdiri dari formula standar: pemaparan fakta, pembahasan terhadap fakta, dan solusi Islam (baik praktis maupun sistemik). Arahnya harus sudah jelas. Jika keroyokan, maka ini kudu sering didiskusikan supaya terjaga alurnya. Alurnya boleh detil boleh secara global saja. Tapi untuk kedua buku kami (JJS dan JNC) yang ditulis berdua itu tidak dilakukan karena kebetulan sudah bisa dipahami alur penulisannya. Bahkan outline yang dibuat pun langsung fixed jadi daftar isi. Pengalaman yang agak melelahkan sewaktu membuat buku Yes! I am MUSLIM. Itu buku tebel banget karena saya ingin jadikan buku itu sebagai masterpiece dari semua karya saya. Buku itu saya buat dalam waktu setahun. Lambat banget, tapi waktu setahun itu habis untuk nyari data dan editing. Sementara nulis mentahnya sendiri selama 1 bulan. Itu pun saya nulis nggak tiap hari, seminggu paling 3 atau 4 hari dengan durasi maksimal 3 jam.
  5. Langkah selanjutnya adalah penelusuran fakta yang akan dijadikan sebagai bahan/data penulisan. Ini amat penting bagi sebuah buku nonfiksi. Jangankan nonfiksi, buku fiksi saja harus jelas datanya yang akan digunakan sebagai latar cerita tersebut. Seakurat mungkin. Sebab, kalo salah ambil fakta atau sekadar cuap-cuap aja kan nggak mutu istilahnya. Jadi tahapan ini amat penting dilakukan. Data-data itu bisa didapat dari berbagai sumber; digital dan nondigital. Saya dan Iwan sejauh ini mengandalkan sourcing data di internet. Untuk menghemat waktu, pencarian data biasanya saya dan Iwan mempercayakan kepada seorang kawan yang memang ‘tekun’ banget dalam penelusuran datanya. Asal diberi batasan dan spesifikasinya insya Allah bisa berjalan. Kalo pun ada kekurangan di sana-sini, biasanya kami langsung hunting lagi sebagai pelengkap. Tapi untuk buku JNC, saya dan Iwan langsung memburu data sendiri. Beda dengan Jangan Jadi Seleb, karena harus kuat di data, kami menyerahkannya kepada seorang kawan untuk mengumpulkan bahan-bahan yang kami inginkan. Enaknya lagi, ‘perpustakaan digital’ yang dimiliki media tempat kami bekerja (sekarang udah ‘almarhum’, yakni Majalah Permata) udah cukup memberi kesegaran untuk membuat tulisan lebih berbobot. Catatan: datanya terdiri dari ‘dalil aqli’ dan ‘dalil naqli’. Jadi, selain data dari fakta di lapangan, juga data yang sifatnya untuk menguatkan argumentasi, yakni dari al-Quran, hadits, ijma sahabat, dan juga qiyas. Tapi yang pasti, tulisan itu kudu ideologis!
  6. Setelah data terkumpul, jika sendiri menulisnya, maka saya biasanya langsung saja menyusun tulisan (seperti pada buku Jangan Jadi Bebek). Tapi untuk Jangan Jadi Seleb dan Jangan Nodai Cinta, saya membagi tanggung jawab penulisan dengan Iwan. Untuk JNC, masing-masing dua bab. Terserah aja mau pilih yang mana. Tapi karena saya dan Iwan udah tahu karakter tulisan masing-masing (maklum, sejak tahun 1989 bareng terus dan punya keterampilan menulis untuk segmen remaja), maka posisi penanggung jawab utama untuk bab-bab yang sudah dibuatkan outlinenya langsung saya tentukan; bab 1 dan bab 3 bagian Iwan, sementara bab 2 dan bab 4 saya yang pegang. Setelah kelar, tukar posisi dalam mengedit. Terakhir, saya yang edit total dari semua tulisan. Termasuk pengaturan font, footnote dan kroscek data. Melelahkan memang. Tapi alhamdulillah, hasilnya juga lumayan. J
  7. Selama penulisan, update data terbaru tetap dilakukan. Supaya terasa hangat terus. Itu dilakukan sampe editing akhir. Sangat boleh jadi fakta-fakta terbaru akan menggeser data yang sudah kita buat. Tak masalah, selama memang itu memiliki nilai jual tinggi sebagai sebuah ide.
  8. Jangan lupa, tentukan deadline penulisan. Kalo nggak, bisa jadi akan molor terus. Bukankah kita perlu target dan itu harus terukur? Buku JJS kami patok maksimal 3 bulan (karena sourcing datanya yang agak lama, yakni hampir 2 bulan. Sementara untuk penulisan kami membutuhkan 1 bulan). Untuk JNC kurang lebih sama. 3 bulan adalah patokan standar kami untuk buku nonfiksi. Bahkan kalo keroyokan lebih enak lagi. Karena kadang muncul ide-ide segar dari teman nulis kita. Jadi lengkap kan? Meski tentunya bukan berarti menulis sendiri tidak bagus, lho. Itu mah bergantung kepada kreativitas penulisnya.
  9. Menerbitkan buku kita. Nah, kalo udah semua dilakukan, langkah berikutnya adalah ‘mencari’ penerbit. Modal nekat aja. Kirim ke berbagai penerbit secara berurutan print out dari buku kita. Pokoknya pede. Harus tahu diri juga kalo kita belum dikenal siapa pun. Ini yang lumayan lama euy. Karena biasanya naskah ngendon di sana minimal 1 bulan. Maksimal 3 bulan. Bayangkan, jika satu penerbit menolak, maka mulai lagi dari nol. Di penerbit kedua, dengan waktu yang kira-kira sama. Wuih, jenuh juga kan nunggunya? Daripada manyun, akhirnya saya suka ‘iseng’ nyari tema lain dan siap-siap bikin buku baru. Sekadar tahu saja, buku JJB sudah mampir di tiga penerbit. Tapi semuanya mengembalikan draft buku tersebut. Tapi alhamdulillah semangat saya yang menggebu disambut penerbit GIP, sekarang alhamdulillah jadi buku best seller. Tapi berbeda jika kita kebetulan udah ‘ngetop’ prosesnya jadi lebih mudah. Menyenangkan sekali bukan? Bahkan sangat boleh jadi kita akan diuber beberapa penerbit yang minta naskah ke kita.
Moga-moga tips singkat ini membuka wawasan dalam menulis buku. Tapi semua yang saya paparkan tersebut, hanya satu yang harus tetep dijaga agar jangan sampe padam: MOTIVASI. Tanpa itu, saya kira keinginan hanya sebatas lamunan saja. Oke deh, jangan berhenti nulis dan tetep semangat![]
Salam,
Oleh Solihin

PS: Islam masih membutuhkan banyak tenaga kita untuk memperjuangkan dan membelanya. Ya, siapa tahu, perjuangan lewat tulisan ini menjadi bagian yang melengkapi uslub dakwah kita. Allahu Akbar!

Di manakah batas antara harga diri dengan kesabaran?

Di manakah batas antara harga diri dengan kesabaran?

Jawaban Terbaik - Dipilih oleh Penanya

Pertanyaan yg bagus!

Harga diri tentu punya patokan, dan yang biasa membatasinya adalah prinsip. Toleransi kesabaran memang punya batas yang berbeda-beda tiap orang, tergantung dari sisi mana dia memandang kepentingan dari berlaku sabar atau tidak. Kesabaran adalah baik adanya, dalam pengertian pertanyaan kamu kupahami kesabaran dalam hal menahan diri terhadap sebuah cobaan, menyangkut harga diri tentu saja batas-batasnya ada di tindakan pelecehan atau kesewenangan, maka kesabaran berupa toleransi tak perlu digunakan lagi.
Penilaian Penanya:
4 dari 5
Komentar Penanya:
Terimakasih atas jawabannya. Saya sangat puas dengan jawaban yang Anda berikan.

Jawaban Lain (6)

  • Salam Persahabatan,
    "Harga diri dan kesabaran", dua kata yang mempunyai "subjek" yang sama yaitu individu. Harga diri pada dasarnya tercipta karena "proses". Proses dari keadaan si manusianya lahir kedunia sudah mempunyai "harga diri" yaitu mahluk yang paling mulia dari semua mahluk ciptaan Tuhan. Sering kali dalam proses manusia tergelincir ke lembah kenistaan/ dosa. Karena manusia alpa, tidak sabar dalam menjalani proses pendewasaan diri sebagai mahluk yang paling bermatabat diantara semua mahluk Tuhan lainnya.
    Peranan lingkungan ( keluarga, masyarakat) dapat mempengaruhi kedewasaan seseorang. Seseorang yang dulunya penyabar karena keadaan lingkungan tidak mendukung, maka dia akan berubah ke hal yang negatif. Cermin lingkungan mempengaruhi "harga diri" dan kesabaran seseorang.
    Contoh kasus: si X lahir dari keluarga baik-baik ( tekun beragama- red). Ketika si X lahir ibunya meninggal dunia. Singkat cerita kasih sayang dari seorang ibu tidak dia rasakan sama sekali. Setelah dewasa, karakter si anak di tempa oleh berbagai lingkungan. Keras nya kehidupan sudah menjadi makanan sehari-hari. Harga diri menjadi tidak diperdulikan karena tuntutan keadaa (survive).
    Kesabarannya tidak ada, gampang marah, mudah tersinggung. Intinya harapan menjadi anak kebanggan orang tua dan masyarakat, terabaikan olehnya. Hingga tulisan ini si X berada dilingkungan yang baru dan cukup baik di jadikan tempat bercermin. Bercermin pada hal-hal yang dapat menjaga harga diri dan kesabaran sebagai mahluk Tuhan yang paling mulia.
    Kemuliaan harga diri si manusia dapat terpelihara dengan baik bila lingkungan yang baik. Kompleksitas penjagaan harga diri dari sudut pandang manusia absurd. Harga diri tercipta karena materi. Kalau dari sudut pandang agama suatu hal yang hakiki/ mutlak dari Tuhan.
    Kesabaran sejati adalah milik Tuhan, manusia tidak lepas dari alpa dan dosa.Marilah kita menjadi cermin di lingkungan kita berada."bercerminlah pada air yang jernih". Artinya bercermin pada hal-hal yang baik menurut aturan agama dan aturan masyarakat.
    Akhir kata , semoga jawaban ini memberikan manfa'at.
    salam persahabatan.

    materi referensi:

    " Lingkungan sehari- hari"
  • nyesek juga sih, kita udah sabar 7 turunan tapi tuh orang bawaannya marah-marah ato sok nyari kesalahan. kalo aku sih, bikin batasan model lampu merah, kalo udah keterlaluan tampar mulut juga hayyo! (emang berani???)
    hehehehe....

    harga diri sama kesabaran itu satu atap, satu rumah. jadi kalo ada orang yang mo nginjak-nginjak anda, cukup ucapkan 1 kata, "betapa rendahnya orang itu." memang risetnya, orang yang cuma bisa ngomong banyak, tukang ngedumel itu.... dia justru lebih rendah dari kita sendiri.
  • Menurut saya, kesabaran adalah titik paling kiri, sedangkan harga diri adalah titik paling kanan. Di antara keduanya itulah kita bersikap /berbuat. Sandaran kesabaran adalah perintah dari Allah SWT, Sang Maha Pencipta. Sedangkan sandaran harga diri adalah ego kita. Masalahnya, tidak jarang, ada di antara kita yang bersembunyi di balik bingkai kesabaran untuk menutupi ketakutan. Dan, bersembunyi di balik harga diri untuk menutupi kebodohan karena ketidaktahuan akan sesuatu. Jika kurang tepat, mohon maaf.

    materi referensi:

    Kata Hati
  • disaat kesabaran sudah tidak dapat berbicara.
    lebih baik gunakan cara kekerasan
  • Harga diri bagi setiap orang berbeda-beda ukuran tergantung dari:
    -nilai norma2 agama yang dianutnya
    -nilai norma2 budaya
    -nilai ilmu
    -nilai materi
    Seseorang yang memiliki pemahaman yang tinggi dalam ke4 nilai2 tersebut diatas maka akan bepengaruh kuat pada cara pandangnya terhadap ukuran harga diri yang ditempatkannya dalam dirinya.Dan harga diri yang diperuntukan untuk dirinya adalah sesuai formula yang diraciknya dari keempat nilai2 diatas.

    Dan jika dia seorang yang bijak maka semakin tinggi pemahamannya akan apa yang disebut dengan harga diri maka akan semakin tinggi pula tingkat kesabaran yang dimilikinya dalam menghadapi berbagai macam tempaan yang datang dalam kehidupannya.

    Batas antara keduanya sangat relatif sekali.

    Demikian semoga bermanfaat..........
  • harga diri manusai itu sangat tinggi dan ada yg rendah..
    tp kita tidak dpt mengukurny.. krn smua orang mempunyai hati yg luas.. klo ada yg bilang hati sempit... brarti dia g bs melihat perasaan orang lain.. bukan berarti tak terbatas.. di mata Allah itu amat lah terbatas..
    begitu pula dengan kesabaran.. kesabaran orang terkadang tidak dpt di ukur.. tp jgn kita membuat kesabaran itu menjadi marah..
    • 3 tahun lalu


      sumber : yahooanswer

Minggu, 09 September 2012

kumpulan resep la fonte part 1

Cumi isi Makaroni
Bahan
  • 250 gr elbow macaroni La Fonte
  • 20 bh cumi kupas
  • 4 btr telur
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt kaldu ayam bubuk
  • 2 btg daun bawang-iris halus
  • 5 bh bawang merah-cincang halus
  • 3 siung bawang putih-cincang halus
  • 100 gr kacang polong (siap pakai)
  • 4 bh cabe merah-cincang
  • 20 bh tusuk gigi
Cara Membuat
  1. Rebus macaroni sesuai petunjuk pada kemasan,tiriskanA
  2. duk rata telur,garam dan kaldu bubuk
  3. Tambahkan daun bawang, bawang merah, bawang putih, kacang polong dan cabe merah cincang, masukkan ke dalam cumi, sematkan dengan tusuk gigi
  4. Letakkan dalam loyang/pinggan tahan panas,kukus hingga matang
  5. Dapat disajikan bersama saos sambal Bangkok atau sambal pedas
Tips:Agar cumi beraroma lebih segar, rendam selama 5 menit dalam air jeruk nipis

Es Dawet Makaroni

Bahan
  • 250 g macaroni La Fonte
  • 150 g tape ketan hitam
  • 100 g nangka-potong persegi
  • 750 ml santan kental
  • 150 g gula merah iris-rebus dengan sedikit air
  • 2 sdm pasta pandan hijau
  • 100 g gula pasir
  • es serut secukupnya
Cara Membuat
  1. Rebus macaroni dengan pasta pandan dan gula pasir lalu tiriskan
  2. Masukkan macaroni,tape ketan hitam dan nangka ke dalam gelas saji, tuangi santan dan gula merah cair,beri es serut secukupnya
  3. Sajikan es dawet macaroni dalam keadaan dingin

Fettuccine ala Carbonara
Bahan
  • 250 g fettuccine La Fonte
  • 50 g butter (unsalted)
  • 50 g bawang bombay-cincang
  • 1 siung bawang putih-memarkan
  • 250 g smoke beef-iris tipis panjang
  • 250 ml fresh cooking cream
  • 1 btr kuning telur
  • ¼ sdt lada hitam bubuk kasar
  • ½ sdm peterseli-cincang halus
  • 100 g keju parmesan
  • ½ sdt garam
Cara Membuat
  1. Rebus fettuccine sesuai petunjuk pada kemasan,sisihkan
  2. Campurkan fresh cooking cream, kuning telur, lada hitam, ¾ bagian peterseli cincang dan ¾ bagian keju parmesan, aduk rata, sisihkan
  3. Tumis bawang bombay, bawang putih dan smoke beef dengan butter hingga harum
  4. Masukkan campuran cream, aduk rata hingga mendidih
  5. Masukkan garam dan fettuccine, aduk rata,taburi sisa parmesan dan peterseli cincang

Fettuccine Sapi Krim Tomat
Bahan
  • 250 g fettuccine La Fonte
  • 150 g daging asap-potong kotak
  • 50 g jamur champignon-iris tipis
  • 75 g bawang bombay-cincang
  • 2 siung bawang putih-cincang
  • 300 ml susu cair
  • 100 ml saos tomat
  • 1 sdt oregano
  • ½ sdt garam
  • 1 sdt kaldu sapi bubuk
  • ½ sdt lada bubuk
  • 1 sdm maizena (dicairkan)
  • 2 sdm minyak goreng
  • 3 sdm peterseli cincang
Cara Membuat
  1. Rebus fettuccine sesuai petunjuk pada kemasan, sisihkan
  2. Tumis bawang bombay, bawang putih dan jamur hingga harum
  3. Tambahkan daging asap, susu cair, saos tomat, oregano,garam, kaldu bubuk dan lada bubuk
  4. Kentalkan dengan maizena,masukkan fettuccine, aduk rata,taburi peterseli cincang
Tips: Agar peterseli cincang tidak mengeluarkan cairan berwarna hijau,setelah peterseli dicincang, bungkus dalam kain bersih lalu siram dengan air terus menerus sambil diperas hingga tidak mengeluarkan warna hijau

Makaroni Panggang Bayam Tuna
Bahan
  • 250 gr long macaroni La Fonte
  • 100 gr daun bayam-siram air panas-tiriskan
  • 200 gr ikan tuna dalam saos tomat (siap pakai)
  • 1 siung bawang putih cincang
  • 100 gr bawang bombay cincang
  • 700 ml susu cair
  • 7 btr telur
  • 2 sdt kaldu ayam bubuk
  • ½ sdt lada bubuk
  • ¼ sdt pala bubuk
  • 50 gr keju parut
Cara Membuat
  1. Rebus long macaroni sesuai petunjuk pada kemasan
  2. Campur jadi satu bawang putih, bawang bombay,susu,telur,bumbu-bumbu dan long macaroni
  3. Siapkan loyang/pinggan tahan panas,olesi margarin,masukkan 1/3 bagian campuran long macaroni
  4. Lapisi dengan bayam, tutup kembali dengan sebagian campuran long macaroni dan tuna
    Terakhir,masukkan sisa long macaroni lalu taburi keju parut. Oven hingga matang.

Makaroni Soup Seafood
Bahan
  • 250 gr shell macaroni La Fonte
  • 100 gr baso udang-belah empat
  • 100 gr baso cumi-belah empat
  • 50 gr crabstick/chikuwa-potong kasar
  • 50 gr baby kailan-potong kasar
  • 2 ltr air
  • 3 siung bawang putih cincang
  • 2 btg daun bawang-iris halus
  • 2 sdt garam
  • 2½ sdt kaldu ayam bubuk
  • ½ sdt lada bubuk
  • ¼ sdt pala bubuk
  • 1 sdm minyak goreng
Cara Membuat
  1. Rebus shell macaroni sesuai petunjuk pada kemasan,tiriskan
  2. Tumis bawang putih cincang hingga kecoklatan lalu angkat dan haluskan
  3. Didihkan air, masukkan bawang putih halus, daun bawang, garam, kaldu bubuk, lada bubuk dan pala
  4. bubuk,aduk rata
  5. Tambahkan baso, crabstick dan baby kailan, biarkan kembali mendidih,masukkan shell macaroni, aduk rata
Tips: Baso udang dan baso cumi dapat diganti dengan baso ikan bila sulit mendapatkannya

Selada Makaroni Ayam Sayap
Bahan
  • 250 g spiral macaroni La Fonte
  • 150 g dada ayam asap (siap pakai)-potong kotak
  • 100 g tomat-buang biji,potong kotak
  • 1 bh zucchini/ketimun-potong kotak
  • 300 ml saus thousand island (siap pakai)
Cara Membuat
  1. Rebus spiral macaroni sesuai petunjuk pada kemasan
  2. Campur jadi satu: spiral macaroni,dada ayam asap,tomat dan zucchini
  3. Tuangi saus lalu aduk rata
Tips: Tambahkan 50 g crouton (roti tawar yang dipotong berbentuk kubus lalu dioven hingga kering) bila suka

SPAGHETTI BOLOGNESSE
Bahan
  • 500 g. Spagheti La Fonte
  • 250 g. Daging giling
  • 250 g. Wortel cincang
  • 250 g. Batang seledri cincang
  • 5 Siung bawang putih cincang
  • 150 g. Bawang bombay cincang
  • 680 ml. Saos tomat
  • 1 sdm. Oregano
  • 2 sdt. Lada hitam bubuk
  • 30 g. Kaldu sapi bubuk
  • 2 liter air panas
  • 2 sdt. garam
  • 1 sdm. gula pasir
  • 3 sdm. maizena
Cara Membuat
  1. Rebus Spaghetti al dente sesuai petunjuk pada kemasan
  2. Tumis bawang putih, bawang bombay, wortel, dan seledri sampai layu
  3. Masukkan daging tumis sampai matang, tambahkan air, aduk rata
  4. Tambahkan 340 ml. saos tomat, kemudian bumbui lada, garam, oregano, kaldu sapi bubuk dan gula pasir, aduk rata, didihkan
  5. Masukkan sisa saos tomat (340 ml), didihkan dengan api kecil selama 30 menit kentalkan dengan maizena sampai saos menjadi merah.
  6. Hidangkan panas, taburi dengan keju parut dan peterseli cincang

Spagethi Cha Cha Cha
Bahan
  • 250 gr Spaghetti La Fonte
  • 200 gr Ayam tanpa tulang (potong dadu)
  • 250 gr Tomat merah (cincang kasar)
  • 75 gr Paprika merah (potong persegi)
  • 75 gr Paprika hijau (poptong persegi)
  • 75 gr Bawang bombay (potong persegi)
  • 340 ml Saus tomat botol
  • 50 gr Batang seledri (cincang)
  • 1 sdm Kaldu ayam bubuk
  • 1/4 sdt Lada
  • 1 sdm Garam
  • 4 sdm Keju parut
  • 150 ml Air
Cara membuat
  1. Rebus spaghetti
  2. Tumis bawang bombay dan ayam sampai harum
  3. Masukan saus tomat, kaldu ayam, lada dan garam
    Tambahkan air, rebus sampai air agak mengental
  4. Masukkan tomat cincang, paprika, spaghetti dan seledri, aduk rata, hidangkan dengan keju parut

Spaghetti Gindara Saus
Bahan
  • 250 g spaghetti La Fonte
  • 250 g ikan gindara-potong dadu
  • 200 g tomat sayur-potong persegi
  • 2 siung bawang putih-iris tipis
  • 4 sdm saus tiram
  • 8 sdm kecap manis
  • 1 sdm gula merah
  • 1 sdm garam
  • 2 sdt ketumbar bubuk
  • 250 ml air
  • 1½ sdm maizena (dicairkan)
  • 2 bh cabe merah-iris serong
Cara membuat
Rebus spaghetti sesuai petunjuk pada kemasan
Tumis bawang putih sampai harum
Masukkan ikan dan ketumbar, tumis sampai matang
Masukkan saus tiram, kecap manis, garam, gula merah dan air, didihkan
Masukkan tomat sayur dan cabe merah, aduk sampai kembali mendidih
Kentalkan dengan maizena, masukkan spaghetti, aduk rata, sajikan selagi hangat

Spaghetti Lada hitam
Bahan
  • 250 gr spaghetti La Fonte
  • 250 gr daging ayam-potong strip belimbing sayur
  • 150 gr belimbing sayur-potong membulat
  • 4 bh cabe merah (iris serong)
  • 4 bh cabe hijau (iris serong)
  • 2 siung bawang putih (iris tipis)
  • 340 gr saus tomat
  • 1 ml garam
  • 1/2 sdm lada putih bubuk
  • 3 sdt kecap manis
  • 250 sdm air
  • 1 1/2 ml maizena (dicairkan)
Cara membuat saus
  1. Rebu spaghetti sesuai petunjuk pada kemasan
  2. Tumis bawang putih sampai harum, masukkan ayam, masak sampai matang
  3. Masukkan kecap manis, saus tomat, came, belimbing sayur, garam, lada dan air, aduk rata, didihkan
  4. Kentalkan dengan maizena, masukkan spaghetti aduk rata, sajikan selagi hangat

Spaghetti Sosis Asam Manis

Bahan
  • 250 g spaghetti
  • 4 bh sosis sapi -iris membulat
  • 1 botol besar saus tomat <340 ml>
  • 2 ruas jahe-dimemarkan
  • 3 siung bawang putih - dimemarkan
  • 3 sdm gula pasir
  • 2 bh jeruk nipis - ambil air
  • 200 ml air matang
  • 4 sdm keju parut
Cara Membuat
  1. Rebus spaghetti sesuai petunjuk pada kemasan
  2. Masak saus tomat, air, jahe, bawang putih, gula pasir, dan air jeruk nipis, sampai mendidih
  3. Masukkan sosis, masak dalam api kecil sampai mengental
  4. Masukkan spaghetti, aduk rata, hidangkan dengan keju parut

 sumber : la fonte . com

Manfaat dan bahaya seks ketika hamil


Manfaat dan Bahaya Seks Ketika Hamil

Sebagian orang percaya bahwa berhubungan seks ketika hamil dapat membantu kelancaran proses persalinan. Saat berhubungan seks, prostaglandin yang dikeluarkan sperma dapat mengakibatkan kontraksi guna membantu penekanan sehingga kepala bayi dapat masuk ke bagian bawah panggul. Ya membantu juga secara tidak langsung. Kadang-kadang bayi sudah 40 minggu di perut, hamil campur saja. Ya terjadi kontraksi, leher rahim menjadi lunak. Namun hubungan seks pada usia kehamilan tua tetap harus hati-hati. tegas Dr. R. Muharam, Sp.OG dari Sam Marie Family Healthcare.


Waktu yang tepat 

Menurut Muharam, waktu yang tepat untuk berhubungan seks sewaktu hamil yaitu setelah trimester pertama hingga usia 7 bulan. Pada waktu ini, ibu hamil sudah relaks dan lebih enakan. Pada trimester pertama kehamilan, sebaiknya Anda menunda hubungan seks terlebih dahulu. Pasalnya, hubungan seks di awal kehamilan mudah terjadi kontraksi. Ari-ari belum terbentuk sehingga dapat mengakibatkan keguguran bila tejadi kontraksi dahsyat.

Sedangkan pada usia kehamilan 7-9 bulan, frekuensi hubungan seks sebaiknya dikurangi sampai janin berusia 9 bulan karena sangat membahayakan janin. Pasalnya kontraksi bisa mengakibatkan pecah ketuban dan bayi dapat terinfeksi. Sementara bila bayi harus dilahirkan, paru-parunya belum matang. Waktu yang sangat membahayakan yaitu antara kehamilan usia 7-8 bulan, ujarnya.

Pada kehamilan berusia 9 bulan, bayi sudah siap untuk dilahirkan bila terjadi kontraksi sehingga air ketuban pecah. Pasalnya, paru-paru bayi sudah matang. Kalau bisa di atas 36 minggu, bila pecah ketuban, bayi lahir sudah aman karena telah mampu bernapas di luar tubuh ibu, katanya.


Posisi seks yang aman 

Banyak orang menganggap seks saat hamil sangat berbahaya terhadap janin karena penis, orgasme atau ejakulasi dianggap dapat mencederai bayi. Sebenarnya tidaklah demikian. Hubungan seks dengan pasangan pada saat hamil apalagi menjelang persalinan dilakukan dengan sangat relaks.

Posisi yang baik dalam berhubungan seks saat hamil, yaitu tidak menekan perut. Menurut Muharam posisi terbaik adalah setengah duduk. Posisi ini tidak menekan perut. Atau dapat pula Anda mengambil posisi suami berlutut dengan satu lutut untuk menahan berat badannya. Atau gaya lainnya, Anda dapat mengangkat kedua kaki ke atas. Bagi Anda berjiwa petualangan, posisi Dr. Ruth dan Dr. Amos dapat Anda coba, agar Anda nyaman saat bercinta.

Posisi Dr. Ruth dan Dr, Amos, yaitu wanita hamil berbaring telentang, meletakkan salah satu kaki atau keduanya pada bangku. Ini akan memungkinkan istri untuk bergerak bebas dan sedikit memiringkan tubuhnya ke kiri dan kanan untuk menambah kenikmatan. Pasangannya berlutut atauberdiri di antara kakinya, yang memungkinkannya untuk dengan mudah mencumbu klitoris dengan jari tangan dan anggota tubuh lainnya. Ketika pria melakukan penetrasi, tidak akan ada tekanan pada perut istri dan mereka berdua dapat bergerak. Anda dapat mencoba dan memodifikasi posisi ini agar hubungan seks lebih menyenangkan dan nyaman.


Harus hati-hati 

Muharam mengingatkan, hubungan seks harus dilakukan dengan nyaman agar jangan sampai terjadi kontraksi yang dahsyat untuk menghindari pecah ketuban. Pasalnya, ketuban pecah dapat menyebabkan infeksi ke tubuh janin. Itu yang repot, usaha boleh tapi higienisnya harus dijaga. Kalau sampai infeksi makanya begitu pecah ketuban harus konsultasi ke dokter. Karena golden periodenya, 6 jam, kalau lebih dari 6 jam, harus dikasih antibiotik. Bila tidak maka akan semakin banyak kumannya, jelasnya.

Masalah lain yang harus diwaspadai adalah tali pusat akan terjepit diantara bayi dan rahim. Akibatnya dapat terjadi gawat janin. Bayi menjadi sesak dan kehabisan oskigen karena oksigen tidak dapat masuk ke dalam tubuh bayi. Ada proses mengisap, bayi bisa menelan air ketuban ke paru-paru. Itu yang ditakutkan, tegas Muharam.

Selain itu, dalam situasi tertentu hubungan seks pada trimester kedua tidak diperbolehkan khususnya pada ibu hamil dengan plasenta previa, dimana plasenta menghalangi cervix, pelebaran cervix prematur, dan beresiko mengalami persalinan prematur.


sumber : smallcrab.com

Lemak dalam mie instant


Saya suka sekali makan mie, tapi saya melihat bahwa makanan ini mengandung banyak natrium dan lemak per penyajian. Mana yang mengandung lemak? Mie atau bumbu penyedapnya?

Bahan-bahan yang terkandung dalam mie dan paket bumbu penyedap ditampilkan terpisah, maka anda dapat dengan mudah mengetahui mana mengandung apa. Garam (biasanya banyak sekali) terkandung dalam bumbu penyedap. Anda mungkin tidak menyangka mie anda mengandung lemak, tapi jangan terkejut, sebab justru di situlah lemak paling banyak bersembunyi.

Mie instan adalah mie yang telah mengalami proses gelatinisasi, sehingga untuk menghidangkannya cukup dengan di rebus dengan air mendidih. Mie instan biasanya mengacu pada produk-produk yang dikukus dan digoreng dalam minyak.

Mie instan juga dikenal dengan nama ramen. Mie ini dibuat dengan penambahan beberapa proses setelah menjadi mie segar. Tahap-tahap tersebut yaitu pengukusan, pembentukan dan pengeringan. Kadar air mie instan umunya mencapai 5-8% sehingga memiliki daya simpan yang relatif lama.

Tahapan Pembuatan Mie
Tahapan pembuatan mie terdiri dari tahap pencampuran, roll press (pembentukan lembaran), pembentukan mie, pengukusan, penggorengan, pendinginan serta pengemasan.

1. Mixing
Tahap pencampuran bertujuan agar hidrasi tepung dengan air berlangsung secara merata dan menarik serat-serat gluten. Untuk mendapatkan adonan yang baik harus diperhatikan jumlah penambahan air (28 – 38%), waktu pengadukan (15-25 menit), dan suhu adonan (24-40°C)

2. Pelempengan / pemipihan
Proses roll press (pembentukan lembaran) bertujuan untuk menghaluskan serat-serat gluten dan membuat lembaran adonan. Pasta yang dipress sebaiknya tidak bersuhu rendah yaitu kurang dari 25°C, karena pada suhu tersebut menyebabkan lembaran pasta pecah-pecah dan kasar. Mutu lembaran pasta yang demikian akan menghasilkan mie yang mudah patah. Tebal akhir pasta sekitar 1,2 – 2 mm.

3. Pencetakkan
Di akhir proses pembentukan lembaran, lembar adonan yang tipis dipotong memenjang selebar 1 – 2 mm dengan rool pemotong mie, dan selanjutnya dipotong melintang pada panjang tertentu, sehingga dalam keadaan kering menghasilkan berat standar.

4. Pengukusan
Setelah pembentukan mie dilakukan proses pengukusan. Pada proses ini terjadi gelatinisasi pati dan koagulasi gluten sehingga dengan terjadinya dehidrasi air dari gluten akan menyebabkan timbulnya kekenyalan mie. Hal ini disebabkan oleh putusnya ikatan hidrogen, sehingga rantai ikatan kompleks pati dan gluten lebih rapat. Pada waktu sebelum dikukus, ikatan bersifat lunak dan fleksibel, tetapi setelah dikukus menjadi keras dan kuat.

5. Penggorengan
Pada proses selanjutnya, mie digoreng dengan minyak pada suhu 140 – 150°C selama 60 sampai 120 detik. Tujuannya agar terjadi dehidrasi lebih sempurna sehingga kadar airnya menjadi 3 – 5%. Suhu minyak yang tinggi menyebabkan air menguap dengan cepat dan menghasilkan pori-pori halus pada permukaan mie, sehingga waktu rehidrasi dipersingkat. Teknik tersebut biasa dipakai dalam pembuatan mie instan.

6. Pendinginan
Setelah digoreng, mie ditiriskan dengan cepat hingga suhu 40°C dengan kipas angin yang kuat pada ban berjalan. Proses tersebut bertujuan agar minyak memadat dan menempel pada mie. Selain itu juga membuat tekstur mie menjadi keras. Pendinginan harus dilakukan sempurna, karena jika uap air berkondensasi akan menyebabkan tumbuhnya jamur. Pengeringan dapat juga dilakukan menggunakan oven bersuhu 60 oC sebagai pengganti proses penggorengan, dan mie yang diproduksi dikemas dengan plastik.

Maka jika anda mengira bahwa makan mie sama dengan makan pasta tak berlemak, sebaiknya anda merenungkannya lagi.

#dari bbg sumber
sumber : small crab.com